Siklus Akuntansi

Rangkaian sikus akuntansi

Halaman ini ditujukan kepada para pembaca untuk memahami rangkaian dalam siklus akuntansi secara runtut. Dengan memahami rangkaian siklus akuntansi secara urut dari mulai proses analisa bukti transaksi hingga pada proses pelaporan keuangan maka diharapkan para pembaca dapat memahami materi akuntansi dasar dengan baik dan dapat terampil dalam mempraktikan yang telah dipahami tersebut dalam melakukan pembukuan baik untuk perusahaan jasa maupun perusahaan dagang.

Bagi seseorang khususnya siswa yang ingin menguasai akuntansi dasar dengan optimal, maka sangat disarankan untuk menguatkan konsep siklus akuntansi dengan baik. Dengan pemahaman siklus akuntansi yang baik maka materi akuntansi dasar dapat dikuasai dengan maksimal. Salah satu cara atau strategi yang dapat digunakan untuk menguasai materi akuntansi dasar adalah belajar akuntansi dasar dengan penalaran dan menggunakan strategi siklus akuntansi.

Belajar akuntansi dengan strategi siklus akuntansi merupakan belajar akuntansi dengan menitik beratkan pada pemahaman keterkaitan dalam setiap tahapan siklus akuntansi sehingga anda akan mempunyai pondasi yang kokoh dalam menyusun setiap tahapan dalam siklus akuntansi hingga anda trampil dalam membuat laporan keuangan dengan tepat.

Salah satu hal yang penting untuk dilakukan dalam mempelajari akuntansi dasar dengan strategi siklus akuntansi adalah dengan membiasakan bertanya dalam diri sendiri ketika mempelajari suatu tahap dengan 3 pertanyaan utama yaitu apa yang sedang kita pelajari? mengapa perlu membuat atau menyusun xxx? bagaimana menyusun xxx dengan tepat? Perlu dilakukan juga dalam belajar akuntansi dasar, gunakanlah penalaran anda atau logika anda untuk memahami konsep akuntansi, jangan mengandalkan ingatan anda karena akuntansi lebih membutuhkan penalaran dan logika daripada ingatan atau hafalan. Jika anda ingin belajar akuntansi dasar maka pelajarilah baik-baik rangkaian siklus akuntansi berikut ini:

  1. Proses analisa bukti transaksi keuangan
  2. Mencatat hasil analisa bukti transaksi kedalam jurnal Umum
  3. Memposting Jurnal umum ke buku besar
  4. Menyusun Neraca saldo atau neraca sisa berdasarkan buku besar
  5. Membuat jurnal penyesuaian dengan tepat dan mudah
  6. Membuat kertas kerja dengan baik dan akurat
  7. Proses penyusunan laporan keuangan berdasarkan kertas kerja
  8. Pembuatan jurnal penutup secara tepat
  9. Penyusunan neraca saldo setelah penutupan
  10. Pembuatan Jurnal pembalik pada periode berikutnya

Ke-sepuluh tahapan diatas merupakan tahapan yang harus dikuasai secara urut agar anda dapat menguasai akuntansi dasar. Saran dari saya pelajarilah tahapan diatas dengan baik dan urut agar anda mengetahui keterkaitan masing-masing tahap sehingga anda mempunyai pondasi yang kuat dalam mempraktikan pembukuan dengan baik dan benar sesuai SAK.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan saudara berinteraksi dengan penulis lewat penyampaian pesan dalam kotak komentar, pesan yang saudara sampaikan dapat berupa saran, berupa kritikan, pertanyaan, ataupun berupa pesan lainnya yang bersifat membangun.