SOAL JURNAL PENYESUAIAN PEMAKAIAN PERLENGKAPAN

Perlengkapan dapat dimaknai sebagai barang-barang yang digunakan untuk menunjang operasional usaha yang sifatnya habis pakai atau dapat habis baik fisik maupun nilai ekonomisnya.



Bentuk-bentuk perlengkapan antara jenis usaha satu dengan jenis usaha lainnya berbeda-beda, yang menjadi faktor pembeda adalah bidang usaha suatu perusahaan, misalnya salon zhafira bidang usahanya dibidang jasa khusunya jasa penataan rambut, make up dan sebagainya maka perlengkapan yang dibutuhkan misalnya shampo, parfum, condisioner dan sebagainya sedangkan bengkel farid yang bergerak dibidang jasa perbaikan dan pemeliharaan  sepeda motor contoh perlengkapan yang digunakan misalnya pelumas, minyak rem dan sebagainya.

Untuk memudahkan mengenal perlengkapan maka dapat diperhatikan ciri-cirinya yaitu dapat habis setelah digunakan, harga perlengkapan  relatif terjangkau, perlengkapan ukurannya reletif kecil, digunakan hanya untuk satu periode, berfungsi sebagai penunjang operasional usaha.

Perlengkapan pada akhir periode harus disesuaikan dengan disusunnya jurnal penyesuaian. Mengapa perlengkapan harus disesuaikan? Silahkan simak pembahasan berikut ini.

Tujuan penyesuaian akun perlengkapan

Saldo perlengkapan wajib disesuaiakan pada akhir periode, hal ini diakibatkan oleh 2 alasan, yaitu alasan pertama jika perlengkapan dicatat sebagai harta yaitu “perlengkapan” ketika pembeliannya maka apabila perlengkapan tersebut digunakan,

bagian yang telah digunakan berarti telah habis terpakai sehingga tidak lagi diakui sebagai perlengkapan tetapi harus diakui sebagai beban perlengkapan,

dengan demikian terjadi pengurangan saldo perlengkapan jika terjadi pemakain perlengkapan.  Misalnya pada 1 mei saldo perlengkapan salon zhafira adalah Rp 500.000, ketika akhir bulan mei saldo perlengkapan dicek tersisa separuhnya saja, sehingga zhafira salon harus menyesuaikan saldo perlengkapan tidak boleh dicatat sebesar Rp 500.000 tetapi harus dicatat sesuai dengan keadaan yang sebenarnya pada akhir periode yaitu Rp 250.000.

Oleh karena itu dibutuhkan suatu langkah untuk menyesuaikan saldo perlengkapan, langkah yang dapat digunakan adalah dengan cara menyusun jurnal penyesuaian.

Alasan kedua, Apabila perlengkapan dicatat sebagai beban yaitu “beban perlengkapan” ketika transaksi pembelian, maka selama perlengkapan belum digunakan, tidak boleh diakui sebagai beban perlengkapan tetapi harus diakui sebagai perlengkapan.

Untuk mempermudah pemahaman alasan kedua ini perhatikan ilustrasi berikut, pada 1 mei salon zhafira membeli perlengkapan senilai 500.000, kemudian menjurnal ke dalam jurnal umum dicatat sebagai beban perlengkapan yaitu dengan mendebit beban perlengkapan Rp 500.000 dan mengkredit kas Rp 500.000.

Dari jurnal ini maka diketahui saldo beban perlengkapan (bukan saldo perlengkapan) salon zhafira pada 1 mei sebesar Rp 500.000.

Nahh jika setelah akhir periode saldo perlengkapan tersisa 200.000, maka hal ini dapat diartikan bahwa salon zhafira telah menggunakan perlengkapan Rp 300.000 selama 1 bulan dan perlengkapan tersisa Rp 200.000, dengan demikian beban perlengkapan yaitu perlengkapan yang telah digunakan sebesar Rp 300.000, sehingga ada perbedaan saldo beban perlengkapan antara beban perlengkapan awal mei yaitu 500.000 dengan saldo beban perlengkapan ahir mei yaitu Rp 300.000.

Jadi saldo beban perlengkapan Rp 500.000 tidak berlaku lagi pada akhir periode sehingga harus disesuaikan menjadi Rp 300.000 caranya adalah dengan membuat jurnal penyesuaian.

Jurnal Penyesuaian pemakaian perlengkapan dengan pendekatan harta (neraca)
(Db)Beban perlengkapan .........................(xxx)
       (Kr)Perlengkapan Salon.............................(xxx)

Jurnal Penyesuaian pemakaian perlengkapan dengan pendekatan beban (laba-rugi)
(Db)Perlengkapan Salon.........................(xxx)
      (Kr)Beban perlengkapan............................(xxx)

Contoh soal jurnal penyesuian pemakaian perlengkapan



Pada 1 Mei 2014 salon zhafira membeli perlengkapan salon sebesar 800.000 secara tunai, setelah dicek pada akhir bulan saldo perlengkapan tersisa Rp 300.0000. Susunlah jurnal penyesuaian sesuai data tersebut!

Jurnal Penyesuaian pemakaian perlengkapan dengan pendekatan harta (neraca)

jurnal penyesuaian pemakaian perlengkapan pendekatan neraca
(dengan penyusunan jurnal penyesuaian maka akan memunculkan saldo perlengkapan yang sebenarnya pada akhir periode yaitu 300.000)

Jurnal Penyesuaian pemakaian perlengkapan dengan pendekatan beban (laba-rugi)

jurnal penyesuaian pemakaian perlengkapan pendekatan laba-rugi
(dengan penyusunan jurnal penyesuaian maka akan memunculkan saldo beban perlengkapan yang sebenarnya pada akhir periode yaitu 500.000)

Mungkin saudara bertanya sebaiknya menggunakan pendekatan yang mana? Pendekatan neraca atau laba-rugi? Untuk pertanyaan tersebut saya jawab dalam post selanjutnya di Pertimbangan pemakaian pendekatan neraca dan laba-rugi.

Demikianlah penjelasan jurnal penyesuaian untuk pemakain perlengkapan. Materi akuntansi dasar selanjutnya yang perlu anda pahami adalah jurnal penyesuaian untuk akun beban dibayar dimuka, silahkan dibaca. Semoga pembahasan materi akuntansi dalam artikel ini dapat meningkatkan pemahaman anda tentang soal jurnal penyesuaian pemakaian perlengkapan.

SOAL JURNAL PENYESUAIAN PEMAKAIAN PERLENGKAPAN Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Andi Pujianto

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan saudara berinteraksi dengan penulis lewat penyampaian pesan dalam kotak komentar, pesan yang saudara sampaikan dapat berupa saran, berupa kritikan, pertanyaan, ataupun berupa pesan lainnya yang bersifat membangun.