CARA MUDAH MENYUSUN JURNAL UMUM PERUSAHAAN JASA

Dalam pembahasan sebelumnya telah dijelaskan secara tuntas tentang cara menganalisa bukti transaksi keuangan, sebagai kelanjutan pembahasan tersebut maka dalam artikel ini akan diilustrasikan cara penyusunan jurnal umum perusahaan jasa.



Jurnal umum merupakan pencatatan yang pertama kali dilakukan dalam siklus akuntansi, dalam jurnal umum hasil analisa bukti transaksi dituangkan yaitu berupa pencatatan nama akun disertai jumlah saldonya pada posisi debet ataupun kredit.

Agar pembaca lebih memahami tentang penyusunan jurnal umum, khususnya pada perusahaan jasa maka dalam pembahasan kali ini akan dijelaskan melalui ilustrasi yang dimulai dari adanya sejumlah trasaksi keuangan yang terjadi dalam sebuah perusahaan jasa dan diahiri dengan pembahasan proses penyusunan jurnal umum.

Contoh Kasus penyusunan jurnal umum perusahaan jasa

Untuk memulai pembahasan artikel ini perhatikanlah beberapa transaksi yang terjadi dalam perusahaan perseorangan dengan nama Mayla Tailor pada bulan Juni 2013 :

Tanggal 3 Juni tahun 2013 : Mayla mendirikan usaha jait yang diberi nama "mayla tailor" dengan menyetorkan uang sebesar Rp 8.000.000.

Tanggal 5 Juni tahun 2013 : Dibayar tunai peralatan Rp 1.500.000

Tanggal 6 Juni tahun 2013 : Dibayar perlengkapan secara kredit Rp 300.000

Tanggal 16 Juni tahun 2013 : Diterima hasil jasa jait Rp 900.000

Tanggal 26 Juni Tahun 2013 : Dibayar beban Listrik dan telepon Rp 100.000

Tanggal 30 Juni tahun 2013 :
a) Diterima hasil jasa Rp 1.200.000
b) Mayla Mengambil uang dari kas untuk kepentingan keluarga Rp 200.000

Berdasarkan transaksi selama satu bulan tersebut yaitu bulan Juni 2013 maka jurnal umum yang disusun adalah sebagai berikut :

Penyelesaian soal jurnal umum perusahaan jasa

Tanggal 2 Juni 2013
Dalam transaksi tanggal 3 Juni terjadi penambahan Modal sebesar 8.000.000 sehingga terjadi penambahan akun modal perusahaan sebesar 8.000.000 oleh karena itu akun modal dicatat diposisi kredit,

begitu juga dengan akun kas perusahaan, akun kas juga mengalami penambahan karena modal yang disetor berwujud uang tunai sehingga akun kas dicatat pada posisi debet sebesar modal yang disetor yaitu Rp 8.000.000. Dengan demikian Jurnal umum yang disusun adalah sebagai berikut :

Kas............8.000.000
          Modal.........8.000.000

Tanggal 5 Juni 2013
Dalam transaksi tanggal 5 Juni Terjadi pengurangan kas perusahaan sebesar 1.500.000 karena digunakan untuk membayar peralatan yang dibeli secara tunai.

Karena kas berkurang maka posisi kas ada diposisi kredit, sebaliknya karena perusahaan telah membeli peralatan maka terjadi penambahan peralatan sehingga akun peralatan dicatat diposisi debet sebesar 1.500.000.

Dengan demikian jurnal umum yang dibuat adalah sebagai berikut :

Peralatan ................1.500.000
                Kas ....................... 1.500.000




Tanggal 6 Juni 2013
Dalam transaksi tanggal 6 Juni terjadi penambahan utang, karena perusahaan mayla tailor membeli perlengkapan senilai 300.000 dengan cara kredit sehingga akun utang dicatat diposisi kredit,

sedangkan akun perlengkapan dicatat diposisi debet sebesar 300.000 hal ini karena perlengkapan mengalami penambahan akibat tansaksi pembelian yang telah dilakukan.

Jadi Jurnal umum yang dibuat adalah sebagai berikut:

Perlengkapan ...........300.000
               Utang ......................300.000

Tanggal 16 Juni 2013
Pada tanggal 16 juni perusahaan mayla tailor menerima pendapatan dari pelanggannya, sehingga terjadi penambahan kas yaitu sebesar 900.000,

karena adanya pendapatan jasa yang diterima sehingga akun kas dicatat diposisi debet sedangkan pendapatan dicatat diposisi kredit karena telah terjadi penambahan pendapatan.

Dengan demikian Jurnal Umum yang dicatat adalah sebahagai berikut :

Kas .................900.000
               Pendapatan ..........900.000

Tanggal 26 Juni 2013
Dalam Transaksi ini terjadi pengurangan kas, karena digunakan untuk membayar beban listrik dan telepon, sehingga posisi kas "Kredit sebesar 100.000"

sebaliknya dalam transaksi ini terjadi penambahan beban listrik dan telepon sebesar 100.000, karena beban bertambah sehingga posisi beban listrik dan telepon debit.

Dengan demikian Jurnal umum yang dibuat adalah :
Beban telepon dan Listrik .......100.000
                       Kas .............................................. 100.000

Tanggal 30 Juni 2013
Pada tanggal 31 Juni terjadi dua transaksi keuangan yaitu: penerimaan pendapatan jasa, dan penarikan sebagian modal oleh pemilik (Prive).

a) Pada transaksi penerimaan pendapatan jasa maka terjadi penambahan kas yang diperoleh dari pelayanan jasa yang dikerjakan, sehingga posisi kas debit, sedangkan posisi pendapatan kredit karena terjadi penambahan pendapatan. Dengan demikian jurnal umum yang dibuat adalah :

Kas ................1.200.000
              Pendapatan .........1.200.000

b) Pada transaksi pengambilan sebagian modal pemilik atau disebut prive, maka akun prive di debit karena dianggap sebagai beban yang mengurangi modal,

sedangkan akun kas dikredit karena kas perusahaan berkurang akibat pengambilan oleh mayla untuk kepentingan keluarga. Dengan demikian Jurnal Umum yang disusun adalah :

Prive .............200.000
              Kas ............200.000

Semoga artikel ini semakin membuat anda merasakan bahwa akuntansi itu menyenangkan untuk dipelajari dan dapat meningkatkan prestasi saudara.

Setelah menguasai artikel ini disarankan kepada saudara memahami artikel selanjutnya cara menyusun jurnal khusus perusahaan dagang. Demikianlah pembahasan Cara mudah menyusun jurnal umum perusahaan jasa, dalam blog www.akuntansidasar.com.

CARA MUDAH MENYUSUN JURNAL UMUM PERUSAHAAN JASA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Andi Pujianto

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan saudara berinteraksi dengan penulis lewat penyampaian pesan dalam kotak komentar, pesan yang saudara sampaikan dapat berupa saran, berupa kritikan, pertanyaan, ataupun berupa pesan lainnya yang bersifat membangun.